Kadang dilema juga ya. Kita pingin ‘cakep maksimal. Rambut juga berharap halus, mengkilat dan lembut. Tapi sayangnya, kita nggak punya cukup modal buat ke salon. Atau kalau pun ada, masih ada sederet kebutuhan lain yang minta dipenuhi. Terus gimana dong Cara Menghaluskan Rambutnya?

Cara Menghaluskan Rambut

Tenang, Girls. Kita masih punya cara lain. Cara yang lebih alami dan nggak semahal biaya salon. Cuma sedikit ribet sih. Tapi, ‘kan nggak papa ya. Demi rambut halus menawan gitu lho.

Hayo,,, apa aja Cara Menghaluskan Rambut ala-ala emak Yuni dulu kala? Ini dia…

Menghaluskan Rambut dengan Kemiri


Ternyata kemiri bisa untuk perawatan rambut lho. Tentu saja bisa menghaluskan rambut juga. Tapi perlu diperhatikan ya. Bukan sembarang kemiri aja yang bisa begitu.

Terus kemiri yang gimana dong? Jawabannya adalah kemiri yang sudah diambil minyaknya.

Dulu pas aku masih kecil, si emak kadang-kadang mengoleskan rambutku dengan minyak. Katanya itu minyak kemiri. Waktu itu, aku nggak suka aromanya. Nggak enak menurutku. Tapi ya gimana? Kalau berontak pasti dapat hadiah cubitan sayang dari emak. Dan itu sakit sekali, Girls. Kalian nggak akan kuat. Biar aku aja. Hapaseh… hehehe…

Bagaimana cara membuat minyak kemirinya lain kali deh ku syer. Aku perlu konsultasi sama pakarnya. Emakku maksudnya. Ahay…

Jadi, setiap habis dikasih minyak kemiri tu rambutku jadi semakin halus. Yah, dasar anak-anak, mana mengerti. Cuma dulu aku ingat, ibu-ibu komplek tempatku tinggal makin senang mengelus rambutku.

Kebayang nggak sih, bocah dielus-elus rambutnya. Jadi berasa makin disayang gitu ‘kan. Lha, aku jadi baper.

Menghaluskan Rambut dengan Kelapa


Cara pertama dengan minyak kemiri. Kali ini cara kedua masih seputar minyak rambut. Tapi, pakenya kelapa dan membuat minyak kelapa tu membutuhkan waktu yang sangat lama. Prosesnya juga panjang. Lain kali ku syer deh. Keknya membutuhkan satu artikel sendiri dah untuk menceritakannya ke teman-teman. Hehehe…

Masih dicerita masa kecilku, selain minyak kemiri terkadang emakku juga mengolesi rambutku dengan minyak kelapa lho. Kalian pasti bertanya-tanya, ”ini rambut Yuni sehat bener apa pas masih kecilnya? Emaknya sering banget merawat rambut dia.”

Ya emang begitu. Pas jaman anak-anak dulu, rambutku tu ya sehat, halus, hitam dan nggak ada tuh namanya rontok. Karena si emak telaten banget merawat rambut anak cewek satu-satunya.

Pas udah besar, boro-boro. Katanya, “kamu sudah bisa mengurus diri sendiri. Kamu lebih tahu dari emak gimana merawat rambut yang baik dan benar.”

Emakku belum tahu saja ya, cara alami jaman dulu itu yang lebih mengena. Lebih puol manfaatnya. Ketimbang cara-cara instan jaman sekarang. Bener nggak sih, Geng?

Menghaluskan Rambut dengan Lidah Buaya


Satu-satunya cara yang ku lakukan sendiri saat ini adalah merawat rambutku pake lidah buaya. Bukan pake produk gel lidah buaya yang banyak dijual saat ini ya. Tapi, pake lidah buaya beneran. Yang kalau mau pake, aku kudu memisahkan dulu lendir dari batangnya.

Aku tahu sih itu ribet banget. Ya, nggak papa. Namanya juga lidah buaya di sekitar rumahku banyak. Tetangga pada nanam. Lha, ternyata bukan punya sendiri. Hehehe.. Tapi kan ya nggak papa. Namanya juga aku minta dan dibolehin. Daripada masih beli.

Pengalamanku merawat rambut pake lidah buaya tu ya bikin rambutku jadi makin gampang diatur. Halus juga. Kalau masalah kerontokan sih, tetap. Tapi, berkuranglah ya. Jadi, aku makin senang mengelus-elus rambutku. Lumayan kan, aku bisa mengalihkan tangan ini dari memegang wajah. Ahay…

Nah, Geng. Itu tadi cerita pengalaman bagaimana Cara Menghaluskan Rambut yang sudah aku dan emakku kerjakan. Aku yakin masih banyak bahan alami lain yang bisa digunakan, kayak madu, telor, lemon bahkan seledri katanya bisa lho. Kalian bisa eksplore semua bahan itu.

Kalau sudah mencoba dan mengetahui hasilnya, jangan lupa ceritakan lagi ya. Siapa tahu bisa jadi pilihan teman-teman yang lain. Atau, kalian bolehlah berbagi di kolom komentar yang sudah kusiapkan di bawah.

Terima kasih sudah membaca curhatanku kali ini. Semoga nggak sekedar curhatan unfaedah ya Geng. See you!

With Love