Yuni Bint Saniro – Aku suka membaca novel fiksi. Apalagi yang genrenya romance dengan cerita yang ringan dan related sama kehidupan sekitar. Contohnya, novel karya Almira Bastari yang judulnya “Resign”.

Begh. Aku bahkan nggak bosan membaca, meski sudah berkali-kali bahkan kubuatkan review baca novel Resign. Sensasinya tu tetap sama saat pertama kali baca. Nggak bisa putus di tengah Bab. Pinginnya sekali duduk langsung kelar.

Tapi, repot kalau harus ada kegiatan lain. Namanya juga anak cewek yang tinggal di rumah. Ada saja perintah emak yang harus dilaksanakan. Jadi berpikir, andai ada yang bersedia membacakan novelnya. Semacam audiobook Indonesia yang bisa kudengarkan melalui ponsel.

Membaca dengan Cara yang Berbeda


Baca Buku Online
Membaca dengan Cara yang Berbeda


Kali ini aku nggak perlu berandai-andai lagi. Di zaman kemajuan teknologi saat ini, tren mendengarkan buku pun sudah semakin populer. Kita nggak hanya bisa menikmati bacaan dengan membaca saja. Tapi, bisa juga dengan hanya mendengarkan seorang narator membacakan isi buku.

Benar. Kita bisa memanfaatkan aplikasi audiobook. Hal ini bisa memudahkan kita yang belum kelar membaca novel tapi harus melakukan aktivitas lain. Atau, saat sedang ingin membaca dalam perjalanan tapi pusing ketika berlama-lama menatap tulisan di kendaraan.

Sehingga, mendengarkan seorang membacakan buku best seller tu rasanya kayak berada di sisi lain dunia buku. Kita bisa bebas membangun visualisasi dari apa yang kita dengarkan dan membayangkan emosi seperti apa dari nada yang tersampaikan.

Apalagi ketika naratornya adalah seorang dari kalangan artis, kayak Mbak Dian Sastrowardoyo dan Mas Chicco Jerikho. Mereka pasti lebih memahami bagaimana harus berdialog dengan nada yang pas sesuai alur cerita. Yah, meski siapapun naratornya pasti akan memiliki passion yang sama sih.

Mengenal Storytel, Aplikasi Audiobook Indonesia

Salah satu aplikasi audiobook yang sedang kugunakan adalah Storytel yang merupakan salah satu layanan streaming buku audio dan e-book berlangganan terbesar di dunia. Aplikasi ini menawarkan pada kita untuk mendengarkan dan membaca lebih dari 500.000 rekomendasi buku dalam skala global.

Misal, kalau kita menyukai dunia fantasi tapi malas membaca buku yang tebal, maka kita bisa mendengarkan Harry Potter Audiobook, Game of Thrones, Hunger Games dan lain-lain. Atau mau mendengarkan tentang riwayat singkat umat manusia yang ditulis oleh Yuval Noah Harari berjudul Sapiens juga ada.

Selain itu, yang paling penting adalah banyak sekali novel fiksi yang kusukai. Contohnya, Mariposa, Dilan, Divortiare, Selamat Tinggal, Negeri Lima Menara, Ganjil Genap dan Soulmate.com yang lagi kudengarkan.


Aplikasi Audiobook
Storytel sebuah Aplikasi Audiobook


Fitur-fitur Menarik dari Aplikasi Storytel

Berbicara mengenai aplikasi memang nggak akan lengkap tanpa membahas fitur-fitur menarik yang tersedia untuk memudahkan kita sebagai pengguna. Adapun fitur-fitur menarik yang tersedia pada aplikasi Storytel adalah sebagai berikut:

1. Mendengar dan Membaca Novel secara Offline

Kita bisa mendengarkan buku best seller, meski tanpa terhubung ke internet. Kita hanya perlu menyimpan buku atau novel yang ingin kita baca secara offline. Dengan mengklik titik tiga pada pojok kanan atas. Lalu pilih simpan offline.

Saat membaca rekomendasi buku apapun, mulai dari Harry Potter Audiobook, Game of Thrones dan Hunger Games. Kita bisa mengaktifkan sleep timer. Sehingga kita bisa kembali ke titik saat pertama mengatur fitur ini.

Aku adalah tipe orang yang suka nggak sabar membaca ending cerita. Kadang, suka membaca bagian akhir dulu untuk memuaskan rasa penasaran dengan akhir ceritanya. Menariknya, aplikasi ini ada bookmark manualnya. Jadi, kita bisa membaca sesuai dengan Bab yang kita inginkan terlebih dahulu.

Selain itu, kita juga bisa mengatur kecepatan membaca narator sampai dengan dua kali lebih cepat. Dan itu cocok banget buat orang-orang yang nggak sabar.

2. Kita Bisa Memasang Target untuk Mendengarkan Cerita

Sama dengan target membaca. Maka, kita juga bisa memasang berapa target buku yang ingin kita baca dalam rentang waktu tertentu. Kita hanya perlu mengaktifkannya melalui profile dan pilih target mendengarkan. Pilih berapapun angkanya.

3. Ada Pilihan Mode Anak

Pilihan ini muncul saat anak-anak ingin sekali mendengarkan cerita. Cara mengaktifkannya melalui profil dan nyalakan mode anak. Lalu, kita perlu memasukkan PIN sebagai verifikasi. Dengan begitu, buku-buku yang tersedia hanya ada kategori anak saja.

Keunggulan Baca Buku Online di Aplikasi Audiobook

Menurut Teman-teman, apa sih keunggulan menikmati novel dengan mendengarkannya? Sebut saja memanfaatkan audiobook seperti Storytel untuk membaca Sapiens atau novel fiksi lainnya, contoh Negeri Lima Menara.

Setelah menyelesaikan dua novel fiksi dengan judul Resign dan soulmate.com, aku seenggaknya paham mengapa memilih aplikasi ini. Karena Storytel memiliki beberapa keunggulan sebagai media baca buku online dalam bentuk audiobook, sebagai berikut:

1. Storytel Memiliki Banyak Sekali Rekomendasi Buku yang Bagus

Bagi Teman-teman yang suka membaca buku, aku harus bilang ini pada kalian. Bahwa aplikasi ini seperti surga. Karena Storytel memiliki banyak sekali rekomendasi buku bagus dengan berbagai kategori. Dari mulai fiksi dan nonfiksi, semua ada di sini.

Selain itu, beberapa temanku yang sudah menggunakan aplikasi ini juga pernah request buku yang belum mereka temukan di sini. Dan, mereka meresponnya dengan baik. Meski aku tahu sih pasti butuh waktu untuk mempersiapkan buku yang mereka inginkan dalam bentuk audionya.

So, kalau boleh menyarankan mending Teman-teman yang pakai iphone bisa mendownload Aplikasi Storytel untuk IOS deh. Biar membaca buku terasa lebih menyenangkan.

2. Mendengarkan Cerita seperti Dongeng dengan Cerita yang Bervariasi

Bukankah tren mendengarkan buku sudah semakin populer saat ini. Kalau dulu sewaktu kecil, kita sering mendengarkan orang tua membacakan dongeng sebelum tidur. Maka aplikasi ini kurang lebih sama seperti itu.

Namun, ceritanya lebih bervariasi. Kita nggak lagi berhadapan dengan kisah tuan putri dan pangeran, si cantik dan si buruk rupa atau bawang-bawangan. Kini, audiobook memiliki banyak genre cerita. Bahkan urusan nonfiksi pun ada.

3. Bisa Didengarkan Saat Offline

Sebel nggak sih kalau nemu aplikasi asyik tapi nggak bisa digunakan saat offline? Kita harus selalu terhubung dengan paket data saat ingin memanfaatkan aplikasi tersebut.

Semakin bete saat cuaca ternyata membuat jaringan internet di wilayah kita kacau. Inginnya menghibur diri, tapi malah emosi menghampiri. Pertanyaannya, apakah aplikasi ini juga begitu?

Don’t worry, Girls. Kita bisa mendengarkan audiobook yang sudah tersimpan di rak buku dalam aplikasi Storytel pada saat offline. Gimana? Apakah terdengar menyenangkan? Kalau aku sih iyes. Hehehe…

Pengalaman Berbeda Membaca Novel Soulmate.com dari Aplikasi Storytel, Audiobook Indonesia


Storytel
Soulmate.com Audiobook di Storytel


Aku baru saja menyelesaikan novel soulmate.com melalui Storytel. Dengan mengatur kecepatan 1.5x, aku menyelesaikannya dalam waktu sekitar tiga jam lebih. Hal yang menyenangkan saat mendengarkan audiobook dengan aplikasi ini adalah:

  1. Aku bisa melakukan berbagai kegiatan lain selagi mendengarkan role coaster kehidupan percintaan Nadya dan Oka.
  2. Saat penasaran dengan akhir cerita dan aku nggak sabar dengan endingnya, aku bisa langsung mendengarkan Bab terakhir dari bookmark manual yang tersedia. Lantas kembali ke Bab sebelumnya dengan mudah.
  3. Aku bahkan bisa mendengarkan cerita dan ikut ketawa saat ada part lucu sambil nyetir motor ketika disuruh mamaku ke pasar.

Intinya, mendengarkan audiobook menurutku lebih praktis sih. Kita bisa melakukannya dimana pun bahkan saat dalam perjalanan dengan bantuan earphone.

Well. Aku akan menceritakan sedikit tentang novel yang kudengarkan. Cuplikan kisah Nadya dan Oka yang berhasil membuatku gemas.

Menemukan Soulmate Melalui Tulisan Galau di Blog Ala Nadia

Namanya Nadya Samuella. Seorang editor andal majalah gaya hidup terkenal. Dia punya karier yang gemilang, selera fashion yang nggak malu-maluin, dan mata paling indah di Kawasan Sudirman. Pokoknya tipe cewek sempurnalah.

Sayang, kisah cintanya kandas. Dani, pacarnya memutuskan hubungan dengan alasan mereka terlalu berbeda. Katanya, Nadya adalah cewek yang nggak terjangkau. Alasan klise yang membenarkan bahwa si cowok terlalu insecure dengan pekerjaan cewek yang lebih baik darinya.

Lantas, Nadya mencurahkan segala kegundahannya melalui untaian kata di sebuah blog dengan nick name Blink-blink. Tentang kisah cintanya yang kandas. Tentang mimpinya yang harus terhempas. Semuanya.

Dia nggak berharap akan menemukan soulmatenya dengan cepat. Apalagi dengan kondisi dia bahkan merahasiakan blognya dari siapapun yang mengenalnya. Baginya, dia hanya ingin meluapkan segala gundah.

Tapi, apa jadinya jika seorang dengan nick name The Hero menemukan blognya? Menyapa dan menawarkan sebuah persahabatan saat Nadya memutuskan untuk balik mengunjungi blognya setelah meninggalkan sebuah komentar bernada menghibur. Blog yang bernuansa gelap. Segelap setiap tulisan yang tercurah di sana.

Menangkap Soulmate dari Gelapnya Desaign Blog Ala Oka

Don’t find love, let’s love find you - Oka”

Dia adalah Oka. Seorang desainer grafis yang bekerja di sebuah Resort di Pulau Bali. Menemukan Oka melalui komentar dari The Hero di blognya menjadi angin segar bagi Nadya di tengah morat-maritnya kehidupan kisah cinta yang dia jalani.

Tapi, blog Oka terlalu gelap. Terlalu suram. Apakah masa lalu atau latar belakang kehidupannya terlalu kelam?

Berawal dari blog, berlanjut via YM hingga kemudian mereka bertemu langsung. Nadya semakin merasa kehadiran Oka bisa melengkapi kehidupannya. Tapi, apakah benar Nadya telah mengenal Oka dengan kehidupannya yang terlalu abu-abu?

Mungkinkah Nadya dan Oka Akan Bersama? Apakah Benar Mereka Soulmate?

Mendengarkan kisah Nadya dan Oka rasanya seperti menaiki role coaster. Menegangkan tapi bikin penasaran. Membuat takut tapi rasanya melegakan saat teriakan menggema begitu keretanya menuju puncak.

Sayangnya, role coaster nggak selalu berada di puncak. Ada kalanya dia bergerak turun. Kemudian berhenti.

Begitu pula dengan kisah Nadya dan Oka. Ada akhir dari setiap kisah. Pertanyaannya adalah apakah benar mereka soulmate?

Temukan Kisah Mereka dan Rekomendasi Buku Lainnya untuk Didengarkan Di Aplikasi Storytel


Audiobook Indonesia
Sumber: pixabay.com/id/photos/audiobook-tablet-layar-sentuh-baca-3106986/


Gimana? Apa kalian juga penasaran tentang apakah Nadya dan Oka adalah soulmate? Meski novel ini sudah terbit sejak tahun 2006, tapi kok ya masih terasa keren saja gitu. Apa karena pertemuan mereka berawal dari blog? Bukan dari facebook seperti lagunya Gigi.

Kalau Teman-teman merasa penasaran bisa kok langsung menemukannya di aplikasi audiobook yang sekarang kupakai. Selain soulmate.com ada banyak sekali novel fiksi lainnya, seperti Mariposa, Dilan, Divortiare, Selamat Tinggal dan lain-lain.

Biaya langganannya pun murah saja mumpung lagi promo, yaitu Rp. 39.000. Kalian bisa mendownload Aplikasi Storytel untuk Android. Semoga bermanfaat.