Manfaat Naik Haji untuk Kesehatan

Manfaat Naik Haji untuk Kesehatan - Sebentar lagi, tepatnya tanggal 31 Juli 2020, kita akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Kalau di Madura lebih dikenal dengan Hari Raya Besar. Seharusnya menjadi moment yang paling dinanti-nantikan. Apalagi bagi pihak yang mampu menunaikan rukun islam kelima. Ibadah haji. Dimana pelaksanaannya akan dilaksanakan sekitar tanggal 28 Juli 2020 - 2 Agustus 2020. Dengan catatan, dunia dalam kondisi normal. Tanpa ada ancaman virus di luar sana.

Manfaat Naik Haji untuk Kesehatan

Sayangnya, sejak awal tahun 2020, dunia sedang mengalami situasi pandemi. Keberadaan virus covid 19 membuat banyak aspek terganggu. Bahkan di beberapa wilayah yang berada dalam zona merah melarang adanya sholat terawih dan sholat idul fitri di masjid. Bukan hanya urusan peribadahan, tetapi banyak kegiatan yang berpotensi mendatangkan perkumpulan sekelompok orang ikut ditunda atau malah ditiadakan. Sebut saja acara pengajian akbar, resepsi pernikahan dan lain sebagainya.

Pro Kontra Ibadah Haji Tahun 2020


Beberapa waktu yang lalu, sempat terbersit kabar bahwa pemerintah membatalkan pemberangkatan haji tahun 2020. Hal ini disebabkan karena Negara Arab menutup pelaksanaan ibadah haji sebagai dampak adanya pandemi virus yang bermula dari Wuhan itu.

Kabar ini tentu menuai pro dan kontra dari beberapa pihak. Bayangkan saja, naik haji merupakan ibadah yang membutuhkan persiapan matang. Banyak pihak menunggu jadwal keberangkatan dengan sabar. Pun dengan persiapan yang nggak main-main. Tapi, memaksa berangkat pun bukan pilihan bijak di tengah situasi saat ini.

Pada akhirnya, kita hanya bisa berharap dunia akan segera pulih. Virus yang katanya nggak akan segera hilang itu bisa diatasi dengan mudah. Sehingga kurva pasien segera melandai. Dan orang-orang kembali bisa melaksanakan ibadah haji dengan tenang.

Lalu Apa Persiapan Naik Haji?


Kita tahu naik haji membutuhkan persiapan yang matang. Kita harus menyiapkan bekal yang cukup. Ongkos naik haji (ONH) yang nggak sedikit. Ditambah biaya hidup selama berada di tanah suci Mekkah.

Sehingga, ibadah tersebut diwajibkan bagi orang yang mampu. Dan nggak sedikit orang yang harus bersusah payah menabung untuk menunaikannya. Terkadang, banyak pihak yang baru mempunyai cukup bekal di usia senja mereka. Itu bukan masalah. Asal mereka mempunyai fisik yang kuat dan sehat.

Manfaat Naik Haji Bagi Kesehatan


Ada yang bilang padaku, Haji itu ibadah. Nggak usah ditanya bagaimana manfaat naik haji. Tapi coba kita pikirkan, kita nggak akan diperintahkan mengerjakan perkara yang nggak ada manfaatnya ‘kan? Bahkan kalau kita mau mempelajarinya, ada juga manfaat kesehatan dalam ibadah sholat wajib lima waktu yang kita kerjakan lho.

Lantas, apa manfaat naik haji bagi kesehatan kita?

Begini, Gaes. Selama ibadah haji, jamaah akan melakukan aktivitas olahraga seperti jalan kaki, meditasi dan konsentrasi. Bukankah hal ini bisa meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Belum lagi beberapa kajian Islam menegaskan bahwa hal ini juga bisa meningkatkan imunitas.

Selain itu, kegiatan berlari kecil (sa’i) termasuk dalam terapi untuk menyembuhkan penyakit jantung, mencegah penyakit stroke, mengontrol berat badan, dan mencegah diabetes. Para ilmuwan mengatakan bahwa berjalan santai dan cepat atau jogging merupakan pekerjaan paling penting dalam mencegah penyakit.

Jadi, kita hanya perlu memahami pihak-pihak yang kontra dengan keputusan pemerintah dalam pembatalan keberangkatan Ibadah Haji tahun 2020. Mereka pasti mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan untuk menanti jadwal keberangkatan. Selain itu, betapa banyak manfaat naik haji untuk kesehatan.

Namun sekali lagi, setiap keputusan yang diambil pasti sudah menimbang baik dan buruk dampak yang ditimbulkan. Sehingga kita hanya perlu berdoa semoga ada kabar baik seiring berjalannya waktu.

Salam Hangat Termanis

Post a Comment

0 Comments