Audisi

April 27, 2019


By : @sriiwahyunii1504

Ku perhatikan lagi penampilanku di cermin. Riasan sederhana, dress biru selutut tanpa lengan dan flatshoes berwarna senada. Tidak glamour tapi ku rasa itu tetap menarik.

Lagipula aku tidak bisa berpenampilan lebih wow dari ini. Aku tidak mampu. Begini saja sudah menguras hampir seluruh tabunganku. Tapi tak apa. Ini sebanding dengan pengalaman yang ku dapat setelah ini, batinku.

Sebentar lagi waktuku tampil. Yah, saat ini aku sedang mengikuti audisi sebuah ajang pencarian bakat di sebuah stasiun TV swasta. Aku cukup yakin dengan kemampuan bernyanyiku, tapi aku tidak cukup yakin kemampuanku bisa mengalahkan para peserta lain. Ku lirik kembali peserta lain yang saat ini bertebaran di sekelilingku. Aku jadi merasa seperti upik abu jika dibandingkan dengan penampilan mereka.

“Peserta nomer 5038”

Itu nomer pesertaku. Aku mendekat ke mas Joy. Seorang presenter ternama yang memandu acara ini.

“Namamu Karin kan? Bagaimana? Kamu siap dengan penampilanmu?”

“Siap mas”, jawabku sembari ku berikan senyum terbaikku.

Gugup tentu saja. Tapi inilah saatnya. Sambil melangkah masuk ke ruangan audisi aku mengingat kembali pesan ayah tadi sebelum aku berangkat ke sini, “Walaupun nantinya tanganmu tak bisa menggapai bintang, tetaplah bersyukur anakku. Setidaknya kakimu masih berpijak di bumi”

Berbekal pesan itu aku memantapkan hati. Kali ini aku harus tampil maksimal. Semua kesederhanaan ini tidak boleh menyurutkan langkahku. Aku akan mencoba menarik perhatian juri dengan suara emasku. Setidaknya itu tekadku, sebelum.

“Maaf, Karin. Tapi kamu masih harus mengasah kemampuan bernyanyimu lagi. Kita bisa bertemu musim depan ya sayang”


Aku Gagal di audisi ini. Tapi tak mengapa. Aku tidak akan menyerah. Tidak sebelum aku mampu mencapai semua mimpi – mimpiku.

You Might Also Like

0 Comments

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

Popular Posts

Komunitasku

Komunitasku