Jangan Lakukan Ini Saat Jadi IT Support

IT Support adalah pekerjaan yang menarik karena tugasnya ada beberapa, mulai dari pembuatan situs kantor sampai membetulkan network agar tidak ada kesalahan dalam pembuatan data digital. Anda mau berkarir sebagai seorang IT support karena cinta dunia techno dan sudah meraih gelar sarjana komputer? Selain membawa surat lamaran kerja, tentu butuh juga CV menarik yang contohnya bisa baca untuk mengetahui lebih lanjut.

Bekerja di bidang teknologi cukup seru karena dinamis. Walau hampir sama seperti karyawan bagian lain, dengan bekerja di kantor, tetapi otak karyawan IT dituntut untuk bekerja lebih cerdik dan kreatif. Pekerjaan ini sangat cocok bagi Anda yang suka tantangan dan ingin menaklukkan kebosanan.


IT Support


Jadi IT Support Itu Mudah Tapi Jangan Langgar Etika Ini

Walau pekerjaannya seru tetapi jangan gunakan kewenangan di kantor untuk hal yang menjerumuskan. Berikut ini beberapa larangan saat jadi IT support yang harus dihindari agar tidak kena sanksi.

1. Menjual Data Karyawan

Seorang IT support memiliki kewenangan untuk menginput dan merapikan data digital, termasuk data pribadi karyawan. Data digital memang digunakan agar lebih rapi dan tidak lagi susah saat dicari.

Akan tetapi jangan menyalahgunakan kewenangan tersebut karena data karyawan termasuk rahasia. Ada kode etik tersendiri jika dipercayai oleh kantor. Jika Anda malah menjual data karyawan, baik untuk dijadikan jaminan pinjaman online, data kampanye, atau yang lain, maka akan terancam UU ITE. Anda tidak mau nasib hidup berakhir di bui, bukan?

2. Menghack Akun Media Sosial

Kelebihan dari seorang IT support adalah ia memiliki keahlian di bidang teknologi, termasuk cara menghack akun media sosial. Kemampuan ini jangan dibanggakan karena bisa membuat Anda berpikir macam-macam dan terseret ke arus negatif. Hacker adalah perbuatan tercela karena bisa mengambil alih akun medsos orang lain atau memanipulasi situs orang.

Sebagai IT support maka jangan gunakan kemampuan ini untuk meretas (ngehack) akun media sosial, baik punya rekan kerja atau orang lain. Kemampuan hacking dimanfaatkan untuk hal baik, misal mengembalikan akun media sosial ke pemilik aslinya. Akan tetapi jangan malah gegabah dan menjadi hacker di Facebook atau Instagram Walau Anda dibayar mahal untuk melakukannya tetapi jangan nekat karena jika ketahuan bisa kena pasal perbuatan tidak menyenangkan dan tersangkut UU ITE.

Bagaimana Cara Mengembalikan File Corrupt?

3. Malas-malasan

Seorang karyawan IT tidak boleh malas-malasan, karena ia memegang peranan penting di dalam kantor, untuk melihat networking jaringan internet, memantau situs kantor, dll. Ketika sedang bertugas tetapi ia malah menunda-nunda dan asyik main game. Perilaku ini tentu tidak sesuai karena akan kaget saat jelang deadline akibat kemalasannya, sehingga hasil kerjanya tidak maksimal.

Ingatlah bahwa penundaan dan kemalasan akan membawa ke dalam kesengsaraan karena sama saja menumpuk tugas segunung dalam satu waktu. Jadi, jika Anda ingin jadi IT support teladan, jangan malas. Kalau bisa datang 10 menit sebelum kantor dibuka oleh satpam dan kerja keras sebaik-baiknya. Sebaliknya, jika disiplin maka akan menunjukkan kinerja baik sehingga akan disenangi oleh boss.

4. Sombong

Kesombongan akan berbuah pahit karena membawa manusia dalam gunung ego, lalu ia akan tersungkur secara tiba-tiba. Mentang-mentang jadi IT support jangan sombong ke sesama karyawan. Kemampuan Anda di bidang IT bukan berarti membuat tinggi hati dan menganggap orang lain bodoh.

Begitu juga dengan perilaku ke satpam, OB, atau karyawan lain yang posisinya jauh lebih rendah di kantor. Buang kata sombong jauh-jauh karena bisa jadi mereka lebih cerdas daripada Anda, tetapi tidak punya gelar sarjana karena faktor ekonomi. Ingatlah bahwa kehidupan berputar bagaikan sebuah roda. Suatu hari bisa saja Anda kena pengurangan karyawan, ketika sombong maka mantan karyawan lain akan malas untuk menolong.

5. Menghapus Data Kantor

Poin paling nista dari etika di kantor sebagai IT support adalah penghapusan data kantor. Jika dalam masa pandemi yang sulit lalu dengan terpaksa sang boss mengurangi jumlah karyawan, agar kantor bisa tetap eksis, maka Andalah yang jadi korban. Alih-alih ikhlas, yang terjadi adalah penghapusan data penting di kantor secara massal.

Perbuatan ini jelas tercela karena nanti karyawan lain atau sang boss merasa kesulitan saat akan mencari data, karena sudah habis dan terhapus. Dicari di folder recycle bin pun tidak ada. Jika ketahuan melakukan penghapusan data kantor karena alasan sakit hati pasca dipecat, maka Anda bisa didakwa dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan.

Ada banyak etika yang harus dijaga oleh seorang IT support. Ia bertugas maha penting sebagai penjaga data dan mengatasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan teknologi di kantor. Jangan malas atau bersikap angkuh karena akan membawa Anda ke masa suram suatu hari nanti. Tetaplah humble dan bekerja keras, demi kejayaan kantor dan kebanggaan pribadi.

Bagaimana Cara Mengecilkan Ukuran Foto?

Yuni Bint Saniro

Blogger wanita yang menyukai dunia menulis sejak SMA. Saat ini masih pemula. Tapi tidak masalah. Kelak ada masanya menjadi profesional. Semangat.

1 Comments

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

  1. bekerja di bagian IT sebuah perusahaan memang membuat kita memiliki akses yang lebih ya terhadap data penting perusahaan. namun tentunya seseorang harus memiliki kode etik dan integritasnya dalam menjalankan pekerjaannya

    ReplyDelete
Post a Comment
Previous Post Next Post