Hai, Sahabat Ceritaku! Kalian pasti sudah tahu ‘kan kalau aku blogger yang tinggal di Madura?
Selain terkenal sebagai Pulau Garam, Madura juga terkenal punya cuaca yang panas banget. Makanya, bagiku kipas angin jadi andalan banget di aktivitas sehari-hari. Mau gimana lagi? Matahari di Madura tuh kayak nggak ada santai-santainya gitu lho.
Pagi hari saat belum benar-benar siang, eh sinar matahari sudah terasa serius banget menjalankan tugasnya. Kayak, aku baru kelar bikin kopi dan buka laptop buat bikin artikel, keringatku sudah bercucuran duluan. Bajuku basah sama keringat sudah biasa.
Nggak heran sih kalau aku butuh strategi bekerja dengan tenang di tengah terik matahari di Madura yang nggak pernah santai. Kalian tahu nggak, siapa penyelamatnya?
Andalan setiaku saat bekerja dari rumah bukanlah AC. Nggak banyak orang desa yang mau pasang AC di rumahnya. Dan aku nggak termasuk dalam kategori sedikit orang itu. Iyes. Kalian sudah bisa menebaknya dengan benar. Kipas angin dan aku punya merek andalanku sendiri. Baca artikelnya hingga akhir buat tahu lebih lengkap ya, Sahabat Cerita-ku!
Ketika Panas Mulai Mengganggu Aktivitasku Sehari-hari
Percayalah! Kalau kalian tinggal di Madura, kalian pasti akan mengerti kenapa produktivitasku sangat dipengaruhi sama suhu ruangan.
Pas udara mulai bikin gerah, yang terjadi padaku biasanya tuh:
- fokusku gampang buyar,
- mood ikut naik turun,
- bahkan ide tulisan terasa ikut menguap.
Kapan hari, aku pernah coba bekerja tanpa bantuan apa pun kecuali membiarkan jendela terbuka. Harapanku sih nggak muluk-muluk ya. Cuma biar angin bisa masuk dan bikin ruangan lebih adem. Tapi, tahu nggak apa yang terjadi? Yang masuk ke ruangan justru udara yang terasa panas. Bukannya bikin adem, malah tambah gerah yang ada.
Barulah aku sadar, tinggal di Madura tuh berarti aku harus mau berdamai dengan panas matahari yang nggak pernah santai. Nggak perlu melakukan perlawanan, kecuali bersenjatakan stand fan. Biar nggak buang-buang tenaga.
Kenapa Aku Nggak Selalu Mengandalkan AC
Bohong sih kalau aku nggak pernah memikirkan solusi yang paling praktis untuk menghalau panas dengan memasang AC. Kenapa coba aku senang menginap di hotel? Ya, karena AC-nya bikin adem terus. Sayangnya, desain rumahku bukan untuk penggunaan AC sepanjang hari. Ada banyak ruangannya. Kalaupun pake AC, mestinya yang AC centre gitu. Tapi, nggak bisa.
Selain itu, aku lebih nyaman dengan udara yang tetap terasa natural. Bukan yang dingin ekstrem kayak pake AC. Aku pernah kerja di perusahaan yang kantornya pake AC super dingin seharian. Hasilnya, baru seminggu bekerja, aku sudah tumbang. Lagian ya, sebagai freelancer yang kerjanya hampir seharian di rumah, aku juga mulai mempertimbangkan penggunaan listrik. Maunya ‘kan yang hemat energi gitu.
Jadi, pilihan yang paling tepat buatku ya satu hal sederhana saja. Udara yang bergerak dan membuat ruangan terasa hidup. Dari situlah, kipas angin mulai mengambil peranan penting dalam kehidupan sehari-hariku.
Kenapa Aku Memilih Kipas Angin Miyako
Cari stand fan yang cocok buatku tuh bukan perkara yang mudah. Soalnya, aku tinggal di Madura yang mataharinya nggak pernah santai. Terus, kalau malam pun udaranya masih bikin gerah. Itu berarti, penggunaan kipas sudah pasti nonstop selama aku berada dalam rumah apapun aktivitas yang kulakukan. Benar nggak, Sahabat Cerita-ku?
Setelah beberapa kali ganti merk, aku akhirnya merasa mantap untuk menggunakan kipas angin Miyako. Jenis yang kupakai adalah stand fan. Soalnya, dari awal aku memang butuh kipas yang fleksibel dan bisa mengikuti aktivitas sehari-hariku di rumah. Sebagai blogger yang nggak selalu duduk di satu tempat, posisi kerjaku sering berpindah. Kadang menulis di kamar, pindah ke ruang tengah, atau duduk dekat jendela pas sore hari.
Kupikir stand fan terasa paling praktis karena tinggi kipasnya pas, arah anginnya mudah diatur, dan gampang dipindahkan ke mana pun aku butuh. Jujur saja, stand fan di rumahku memang hampir nggak pernah benar-benar mati.
Meski ku pakai hampir sehari-semalam nonstop, stand fan dari Miyako ini tetap stabil, anginnya konsisten, dan sampai sekarang masih terasa awet. Nggak ada suara aneh, nggak gampang panas, dan tetap nyaman dipakai untuk aktivitas harian.
Pokoknya, kipas angin ini tuh awet dan terbukti sejak dahulu. Udah gitu, irit dan ramah di kantong pula.
Yang paling aku suka, anginnya cukup kuat tanpa harus disetel maksimal. Jadi, ruangan tetap adem tanpa suara bising yang mengganggu konsentrasiku saat menulis artikel. Sudah gitu, bobotnya ringan, praktis kupindahkan, dan tahan dipakai lama. Lagian ya. Kalian tahu nggak sih, Sahabat Cerita-ku? Brand Miyako tuh kesayangan Nikita Willy lho. Iyes. Artis a.k.a emaknya tuan muda isa.
Kapan lagi ‘kan pake produk yang sama dengan artis kalau nggak sekarang? Hehehe… Intinya, buat rumah di daerah panas seperti Madura, stand fan seperti ini bukan lagi sekadar pelengkap. Tapi, sudah jadi bagian dari rutinitas hidup sehari-hari.
Cara Sederhana Bertahan dari Panas Madura
Selama tinggal di Madura, aku punya beberapa trik kecil supaya tetap nyaman meski cuaca lagi nggak santai, antara lain:
- Buka ventilasi rumah sejak pagi, biar sirkulasi udara lebih lancar.
- Hindari penggunaan tirai berwarna gelap yang bisa menyerap panas.
- Minum air lebih sering.
- Pilih spot kerja paling teduh yang ada di rumah.
- Dan tentu saja, menyalakan kipas angin sejak sebelum ruangan terasa gerah.
Soalnya, kalau sudah terlanjur panas, biasanya butuh waktu lebih lama untuk kembali nyaman.
Nyaman Bisa Datang dari Hal Sesederhana Kipas Angin Miyako
Tinggal di Madura mengajarkanku satu hal. Kita nggak selalu perlu solusi rumit untuk merasa nyaman berada di dalam rumah. Kadang, kebahagiaan itu sesederhana duduk tenang di rumah sendiri, ditemani suara kipas yang berputar pelan di saat hari yang panas.
Saat matahari Madura lagi nggak santai, aku tahu selalu ada andalan kecil yang siap membantu dan membuatku tetap produktif, nyaman, dan bisa menikmati hari dengan versi terbaikku.
Dan buatku, kipas angin Miyako bukan cuma alat rumah tangga. Ia sudah jadi teman setiaku menjalani hari-hari panas di rumah. Sampai jumpa di artikelku yang lain ya!




39 Komentar
oh Mbak Yuni tinggal di Madura? Wah kebayang panasnya, ampun-ampunan deh
BalasHapusKemarin saya berbulan-bulan di Jogja yang mungkin gak sepanas Madura
Itu pun gak bisa lepas dari kipas angin
karena anehnya saya gak tahan AC
Rasanya gak nyaman aja
Panas Madura itu terkenal ya. Saya baru beberapa kali ke Madura, ke Bangkalan aja tapi emang panasnya luar biasa
HapusSudah seharusnya ada kipas angin untuk menenangkan diri. Secara udara panas itu emang gak enak
Saya adalah pecinta kipas angin, hehehe. Saya ngidupin kipas angin hampir 24 jam, kalau enggak saya gak bakalan betah, gerah. Dan saya tidak terlalu suka AC, karena sering bikin saya sering ke kamar mandi mulu buat BAK. Hehehe... aneh kan? Tapi ya itulah saya, si pecinta kipas angin. Dan kipas angin di tempat saya udah tua, bekas juga. Nanti kalau baru beli baru, saya tak beli kipas angin miyako deh.
BalasHapusSaya juga tidak pasang AC, karena di rumah udara dan suhunya masih dingin sekali. Maklum masih di pedesaan. Tapi kalau kipas angin saya punya. Kebetulan Miyako punya juga
BalasHapusMulai yang duduk sampai yang berdiri dengan diameter 16 inch
Memang cukup awet, dari pertama menikah sampai sekarang masih bagus
Daku pun demikian Teh ndak pasang AC, dan dengan kipas angin terbuat lebih hemat yang asiknya mudah dibersihkan. Jadinya banyak manfaat sih yang didapatkan
HapusDi negara tropis kayak kita, kipas angin tuh kadang bukan lagi sekadar alat elektronik, tapi sudah naik level jadi “partner hidup” saat cuaca lagi gerah-gerahnya
BalasHapusKadang justru barang rumah tangga yang kelihatannya biasa malah jadi "hero" sehari-hari yang paling berjasa, nemenin kerja, tidur, sampai rebahan santai. Dan yes, kipas yang awet, anginnya kencang tapi nggak berisik itu memang definisi small happiness yang underrated banget.
Abis baca ini, auto nengok kipas di rumah sambil bilang, “makasih ya udah setia nemenin”!
Toss dulu, saya pun gampang tumbang kena AC. Pilihan teraman memang cukup pakai kipas angin.
BalasHapusDan pasti pilih yang durabilitasnya tinggi mengingat 'jam terbang' pemakaiannya juga bakal tinggi. Standing fan dari Miyako cocok banget jadi pilihan.
Kipas angin memang jadi senjata ampuh buat kita, soalnya bikin suasana lebih adem, gak engap, dan puaanaass. Apalagi ada Miyako pula, yang setia menemani kita memberikan kesejukannya
BalasHapusKipas angin miyako emang harganya ekonomis. Semuanya bisa beli. Cocok banget buat semua yang butuh kipas angin.
BalasHapusBetul Bang. Kebetulan saya di rumah juga ada kipas angin Miyako punya. Yang dudukan itu awet banget sejak saya nikah sampai sekarang masih berfungsi bagus
HapusBandung pun sekarang mulai panas. Apalagi Madura ya, yg dari dulu udh panas. Fix, perlu kipas angin dong. Miyako udah paling the best deh...
BalasHapusSekarang Jakarta lagi panas panasnya makanya butuh kipas angin yang bagus bisa diandalkan untuk mengurangi suhunya supaya ada angin sepoi-sepoi yang menghibur kita dari panasnya cuaca yang sedang terkini dan merek ini saya punya loh di rumah sudah bertugas bertahun-tahun mendinginkan berbagai ruangan
BalasHapusngomongin kipas miyako tuh awet di aku hampir 5 tahun lebih kak...mana anginya baru nomor1 aja udah kenceng poll... soal ketahanan dan keawetan miyako juaranya deh
BalasHapussama mbak, yang dirumah kayaknya malah sudah lewat sedekade tapi masih tocker.
HapusBtw, bagian penutupnya manis banget, Mbak Yuni. Nyaman itu memang nggak perlu mewah atau rumit, cukup duduk tenang ditemani putaran kipas angin pelan di hari yang terik sudah jadi kemewahan tersendiri. Sehat-sehat selalu di Madura yaa, ditunggu tulisan-tulisan seru berikutnya!
Kipas angin memang jadi salah satu barang rumah tangga yang sering dianggap sederhana, tapi manfaatnya sangat terasa terutama saat cuaca sedang panas. Menarik juga miyako ini, kalau ada produk yang bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari karena kenyamanan di rumah memang penting. Kadang alat sederhana justru jadi benda yang paling sering digunakan.
BalasHapusSepakat kak. Aku juga pengguna kipas Miyako. Selain harga yg ekonomis, anginnya pun kayak pas gitu, bukan kipas yg model ada anginnya bukannya membuat udara makin sejut justru beruap panas. Nah di Miyako ngggak gitu, Makanya dr dulu merk kipas favorit selalu Miyako juga
BalasHapuswah ini merk yang selalu jadi andalan karena harganya sangat ekonomis dan sesuai dengan budget di kantong
BalasHapusSetujuuu mba. Akupun ga hidupkan AC sepanjang hari. Mahaaal listriknyaaa 😅😅.
BalasHapusJadi tetap ada kipas angin di rumah.
Dan yg aku pakai sejak zaman sekolah ya Miyako. Pas ngekos sebelum nikah juga Miyako.
Masih aweeet loh. Makanya setelah nikahpun ttp pake brand ini. Krn terbukti tangguh, mudah dibersihkan juga. Salah satu produk lokal yg memang patut dibanggakan 👍👍👍
Pakai kipas angin juga lebih adem ya Kak, karena rasa sejuknya itu seperti sejuknya angin alami. Apalagi iya juga urusan membersihkan nya ga yang bikin mager buat dilakukan secara berkala
HapusSampai sekarang aku tuh masih inget panasnya madura mbakkk.. huehehe.. padahal sudah lebih dari 10 tahun saya nggak datang ke sana. Terakhir 2015 lalu mampir ke bebek madura sekalian berkunjung ke bangkalan.
BalasHapusMana pas musim kemarau, aje gile panasnya. 🥲
Saudara pun kalau di rumah kipas angin tiga itu nyala semua saking panasnya. Dan semuanya pakai miyako. Emang kipasnya tuh awet katanya dan anginnya cukup kenceng juga. 😍
miyako memang andalan semua umat ya, adem semriwing :D
BalasHapusSekarang cuaca emang lagi lumayan ekstrim ya. Bahkan sampe dieropa pun lagi ada heatwave, yang kemudian mengakibatkan beberapa korban jiwa.
BalasHapusTapi kalo di Indonesia, meski cuaca panas. .tapi so far kita masih aman yaa. Yang terpenting, ada kipas angin aja udah cukup si menurutku. Ku juga gamau lah kalo nyalain AC siang malem. Tagihan listriknya gak nahaaan wkwkwkwk
Miyako mah gausah ditanya sih ya. Salah satu kipas di rumah, juga magic jar pun merek miyako. So far baguusss. dan awet juga.
langsung kebayang gimana "cetarnya" matahari Madura! Bener banget, kalau cuaca lagi gerah maksimal, jangankan mau cari ide tulisan, baru buka laptop aja fokus udah buyar duluan. Sama banget kaya Pontianak.
BalasHapusdaripada pakai AC yang bikin listrik jebol dan gampang masuk angin, stand fan emang paling juara buat diajak pindah-pindah spot ngetik. Apalagi Miyako, pantesan awet walau dipakai kerja nonstop seharian. Mana samaan pula sama pilihannya Nikita Willy, makin berasa keren deh pas ngetik! Tetap semangat ngontennya ya
Madura fanaaassss samaaa kyk Surabaya
BalasHapusaku juga ngga punya AC di rumah, kuatir tagihan listrik wkwkqk. andalanku ya kipas angin.
Miyako ciamiikk beuds yak
Sebenarnya bukan hanya di Madura Yang lagi panas, Mbak. Di Jakarta juga Depok panas pool. Kadang saya mandu 3X sehari. Ganti baju juga beberapa kali.
BalasHapusdab karena saya juga belum pasang AC, maka andalan saya juga kipas angin. Pokoknya kipas angin muter terus. apalagi tempat tinggal saya sekarang, rumah rapat-rapat
Pernah ke Bangkalan dan wooow memang syumukk (padahal udah malam lho). Jadi emang bener harus punya kipas angin di rumah, dan merk Miyako emang terpercaya. Daku udah ada magic com dan setrika Miyako, tinggal beli kipas anginnya aja. Thanks sarannya.
BalasHapusPas banget kondisi skrg lagi kemarau yang panassss bgt. Hawanya bikin ga nyaman. Mana masih ada dingin2nya lagi. Kalo pk AC ntr malah bikin kulit kering. Blm lagi biaya perawatannya mahal. Biaya listrik jg tuh.
BalasHapusMknya aku di rumah jg pake kipas angin Miyako. Muternya kenceng, ga bikin masuk angin. Yg lbh seneng lagi, hemat data utk pemakaian lama. Recommended bgt kak produk ini tuh.
Merk kipasnya sama nih Miyako, meski di daerah saya geografisnya pegunungan, tapi tetap saja [as udah teng tengah hari panasnya lumayaaaannn, yaa karena ga ada AC, akhirnya kipas angin ini jadi andalan, tapi ga lansung kena badan, kalo saya kipasnya di pantul tembok biar dinginnya merata
BalasHapusMadura sih nggak diragukan lagi ya mbak panasnya. Sudah rahasia umum hehehe...
BalasHapusBener sih, pakai AC itu nyaman tapi ya nggak mungjin dipasang di semua ruangan, kecuali kita kaya raya karena bisa jebol anggaran hahaha...
Kipas angin emang solusi paling praktis karena bisa dipindah-pindah ke ruangan mana saja.
Iya mbak benar banget. Makanya keberadaan kipas angin itu kyknya wajib banget kalau di Indonesia yang beriklim tropis yaa
HapusAsli Mbak Yuni, baca ini tuh langsung kerasa gerahnya Madura sampai sini, haha. Tapi bener sih, saya setuju banget soal pilihan kipas angin dibanding AC, selain mikirin tagihan listrik, saya ini tipe yang tidak kuat terpapar AC pasti langsung mampet hidungnya. Jadi selalu bestian dengan kipas angin karena cuaca di Borneo juga cetar membahana.
BalasHapusKipas angin Miyako tu sepertinya merek yang umum yang ada di setiap rumah tangga ya mbak. Sejak dulu sering lihat gitu di rumah siapa aja hehe.
BalasHapusSalah satu merek yang bertahan dengan baik.
Apalagi sekarang inovasinya makin bagus, nggak cuma dari desain yang makin cakep tetapi juga kecanggihan teknologi dan fitur2nya juga.
kipas angin memang wajib banget ada di rumah dengan kondisi cuaca yang semakin panas begini. Aku aja di rumah setiap kamar ada kipas anginya dari yang standing sampai nemplok dinding. hihi
BalasHapusBelum pernah ke Madura dalam waktu lama
BalasHapusTapi kayaknya karena tetangga dengan Surabaya bisa merasakan panasnya kayak gimana
Memang kalau sudah panas, kipas angin solusinya
Toss mbak
BalasHapusSurabaya dan Madura panasnya 11 12
Karena itu kipas angin jadi kebutuhan utama
Dan tentu saja pilihannya adalah Miyako
Itulah mengapa Qodo dan Qodar menjadi salah satu rukun iman salam agama islam. Penting banget menerima ketetapan Allah dengan ikhlas karena bagian dari keimanan.
BalasHapusWah, Maduranya di mana, Mbak? Saya ke Sumenep thn 2024 silam. Gerah banget memang di sana makanya perlu banget kipas angin yang mengirimkan angin semilir ke ruangan meminimalisasi gerah. Standing fan gini lebih mantap anginnya ketimbang yang dipasang di dinding ya, Mbak?
BalasHapusAhahahaaa... biar kembaran sama Emaknya Isa dong, ya? :D Tapi produk Miyako beneran gak kaleng-kaleng kok. Dari dulu emang terkenal banget kualitasnya, apalagi awal muncul produk magic comnya. Lama-lama berkembang deh ke perangkat elektronik lainnya, kipas angin salah satunya.
BalasHapusAkhir-akhir ini cuaca memang panas banget yaa, saya aja yang di Sukabumi merasakan banget ini panaas banget. Enggak ada adem ademnya. Untung aja ada kipas angin miyako, secara kipas angin masih jadi andalan di rumah. Coz kalau pasang AC kan listriknya harus besar dayanya,,,,pakai kipas angin lebih enak bisa dibawa-bawa kemana mana. Kipas angin Miyako awet lagi, tangguh bener gak cepet rusak meskipun sering digunakan.
BalasHapusTerima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.