Lolos Rekruitmen, Inilah 5 Tips Wawancara Kerja yang Wajib Diketahui

Yunibintsaniro.com - Wawancara adalah sesi penting dalam proses rekruitmen pegawai baru sebuah instansi. Dalam sesi ini, kita harus menunjukan kecakapan menjawab pertanyaan dengan professional. Sehingga, kita harus mengetahui beberapa tips wawancara kerja agar lolos HRD.

Kesan yang baik dalam kegiatan wawancara memberikan peluang yang besar agar kita mudah diterima menjadi karyawan baru. Maka dari itu, persiapan yang matang menjadi sesuatu yang penting untuk dilakukan. Jangan asal datang dengan minim pengetahuan. Yang ada, kita malah gigit jari nanti.


Tips Wawancara Kerja
Source: website https://pixabay.com/id/vectors/wawancara-kerja-mempekerjakan-6045722/


Inilah 5 Tips Wawancara Kerja

Nggak bisa dipungkiri perasaan gugup menjelang wawancara itu pasti ada. Boleh jadi apa yang sudah kita susun rapi malah berantakan di hadapan HRD. Inilah fungsinya persiapan dan informasi terkait tips wawancara kerja. Agar kita dapat meminimalisir kemungkinan terburuk yang terjadi.

#1 Melakukan Riset Posisi yang Diinginkan

Pengetahuan terhadap posisi yang kita lamar menjadi sebuah keharusan bagi kita yang akan mengikuti proses wawancara. Posisi yang dilamar akan menentukan kinerja kita di kemudian hari jika berhasil lolos rekruitmen. HRD pun akan melihat seberapa jauh pengetahuan kita terkait hal tersebut.

Nggak mungkin HRD akan menerima seorang karyawan yang hanya asal-asalan memilih posisi tanpa pengetahuan yang baik. Selain itu, kita juga perlu mengetahui background perusahaan yang akan menjadi tempat kerja.

Jika kita mempunyai pengetahuan yang baik, maka akan lebih mudah untuk meyakinkan HRD. Sehingga, peluang kita mendapatkan pekerjaan impian pun akan semakin besar.

#2 Berpakaian Resmi dan Menaati Protokol Kesehatan

Nggak bisa dipungkiri first impressions menjadi penilaian utama dalam melihat karakter seseorang, termasuk seorang HRD. Dimana sesi wawancara adalah acara yang formal, maka sudah selayaknya kita menggunakan pakaian yang resmi. Sehingga kesan pertama yang dilihat HRD, kita adalah orang yang menyukai kerapian dan menunjukkan sikap profesionalitas.

Nah, jika di masa pandemi seperti saat ini ada baiknya untuk menaati protokol kesehatan. Kita bisa memakai masker dan membawa handsabitizer. Ini juga menunjukkan bahwa kita adalah seorang yang patuh pada aturan.

#3 Menjawab Pertanyaan dengan Terstruktur dan Komunikatif

Menjawab pertanyaan dengan terstuktur dan komunikatif merupakan tips wawancara kerja yang wajib kita lakukan. Di sela-sela jawaban, cobalah untuk mengungkapkan keahlian yang kita miliki tanpa terkesan sombong.

Usahakan juga untuk menjawab pertanyaan dengan komunikatif. Jangan hanya menjawab "ya atau tidak" saja, namun berikanlah alasan yang logis mengapa bisa demikian.

Hal yang perlu kita ingat adalah jangan menjelaskan apa yang nggak ditanyakan oleh HRD. Karena hal itu bisa memberi kesan to much atau berlebihan.

#4 Ajukan Pertanyaan

Sebagai pelamar, mengajukan pertanyaan bukanlah hal yang dilarang. Malah sebaliknya, hal ini justru menunjukkan bahwa kita memiliki antusias yang tinggi terhadap posisi yang dilamar.

Pertanyaan tentang budaya kerja dan penilaian kinerja yang ditetapkan perusahaan menjadi barang wajib yang harus ditanyakan. Pun pertanyaan soal gaji dan hak yang akan diperoleh juga bukan hal yang tabu.

Jika kitanya pasif maka yang akan terlihat adalah kita nggak merasa antusias untuk bergabung ke dalam perusahaan tersebut. Jadi, kita boleh kok mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan.

#5 Hindari Energi Negatif

Dalam sesi wawancara jangan menghadirkan energi negatif seperti berkeluh kesah atau membicarakan hal buruk perusahaan lama. Jelaskan saja alasan yang logis tanpa menjelek-jelekkan pihak lain ataupun merendahkan diri.

Dengan pembawaan yang positif, HRD tentu akan mempertimbangkan karaktermu dan memberikan kesan yang baik. Pihak perusahaan juga akan menilai kita sebagai seorang yang berkeinginan maju dan positif thinking.

Menyikapi Hasil Wawancara Kerja

Bagaimana, sudah lebih siap untuk menghadapi HRD bukan? Patikan kita nggak hanya asal datang memenuhi panggilan interview, ya. Akan tetapi kita juga harus mempratekkan beberapa tips wawancara kerja tadi untuk meminimalisir penolakan dari pihak perusahaan.

Namun, yang perlu kita ingat adalah harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi. Apakah mereka menolak atau menerima kita nantinya.

Jika memang ditolak, maka itu bukanlah akhir dari segalanya. Gunakanlah momen tersebut untuk terus mengupgrade kualitas diri dan menjadikannya sebuah pembelalajaran untuk kesempatan yang akan datang.

Selagi menunggu kesempatan interview kerja datang kembali, kita bisa memanfaatkan aplikasi siap kerja lho.

Yuni Bint Saniro

Blogger wanita yang menyukai dunia menulis sejak SMA. Saat ini masih pemula. Tapi tidak masalah. Kelak ada masanya menjadi profesional. Semangat.

1 Comments

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

  1. Wahh terima kasih atas tips-tips yang diberikan sangat membantu banget buat ak yang baru lulus dan ingin mencari pekerjaan baru. Kadang riset penting banget sih, pertanyaan soal perusahaan dan posisi yang dilamar sering banget keluar dari wawancara yang pernah aku lakukan. Nah dari situ mesti pinter-pinter jawabnya hha

    ReplyDelete
Post a Comment
Previous Post Next Post