5 Tips Merawat Rambut Berhijab Biar Nggak Mudah Rusak

Aku sudah berhijab sejak tahun 2005. Ketika aku mulai masuk SMA. Saat itu, aku tinggal di lingkungan pesantren. Sehingga, berhijab sudah seperti identitas sebagai santri.

Awalnya, kupikir berhijab nggak akan pusing dengan masalah kerusakan rambut. Sering tertutup membuatnya nggak gampang terpapar debu dan kotoran. Kalau bisa kubilang sih, rambut bakal selalu bersih.

Sayangnya, aku salah. Justru rambut berhijab punya masalahnya sendiri. Kayak lepek, mudah lembab, ketombe sampai rontok. Bahkan saat ini aku mulai khawatir dengan kondisi rambutku. Rontok parah banget.


Tips Merawat Rambut Berhijab
Tips Merawat Rambut Berhijab (Foto: www.pexels.com/id-id/@ekrulila/)


Tips Merawat Rambut Berhijab

Aku butuh tips merawat rambut berhijab deh. Biar masalah-masalah rambut sedikit berkurang. Syukur-syukur bisa hilang sama sekali.

Punya rambut berketombe dan rontok sementara kita berhijab tuh rasanya nggak nyaman. Mana kalau ketombe tuh gatal banget.

Maka, kita bisa melakukan beberapa tips biar rambut berhijab nggak mudah rusak sebagai berikut:

Bacaan Menarik Lainnya:

1. Rutin Sisir Rambut Kita

Aku pernah berpikir saat berhijab otomatis rambut nggak kelihatan. Rasanya, aku nggak perlu menyisir rambut. Karena meski nggak terlihat rapi, siapa juga yang perduli. Iya nggak sih?

Ternyata, semakin lama kita nggak sisiran. Rambutku malah makin kusut dan berantakan. Hasilnya, aku makin sulit mengendalikannya. Saat aku akhirnya menyisir rambut yang terjadi malah makin sulit kusisir.

Kalau kupaksa ya banyak rambut yang tercabut dari akarnya. Rontok deh.

Oleh sebab itu, akan lebih baik kalau kita menyisirnya secara rutin. Gunakan sisir dengan rongga yang longgar. Biar nggak gampang rontok.

2. Kalau Ngikat Rambut, Jangan Terlalu Erat


Nggak Ngikat Rambut Terlalu Erat
Nggak Ngikat Rambut Terlalu Erat (Foto: www.pexels.com/id-id/@element5/)


Tips merawat rambut berhijab kedua adalah urusan mengikatnya. Apalagi kalau kita punya rambut yang panjang. Tentu akan mengganggu kalau kita nggak mengikatnya pas pakai hijab.

Belum lagi cuaca yang panas. Ini bisa mengundang keringat berlebih dan bikin kulit kepala kita lembab.

Oh no. Nggak banget. Makanya, aku lebih suka mengikat rambut kalau pas berhijab. Nyamannya sih nggak terlalu erat ngikatnya.

Karena ikatan yang terlalu erat malah bikin rambut kita rentan tercabut atau rontok lho. Kalau pun nggak mau ngikat ya pilihannya adalah kita potong rambut lebih pendek.

3. Pakai Produk Perawatan Rambut Khusus Berhijab

Rambut berhijab tuh selalu tertutup. Nggak heran kalau kemudian kulit kepala jadi lebih berminyak dan lembab. Menurut pengalamanku, ini lebih mengundang ketombe yang akhirnya bikin rambutku rontok.

Oleh karena itu, cewek-cewek berhijab sepertiku butuh perawatan khusus. Kita bisa menggunakan produk perawatan yang memang untuk berhijab. ‘Kan udah banyak tu tersedia di pasaran. Pilih saja yang cocok untuk kita.

Cara menebalkan rambut saat berhijab pun sebenarnya mudah. Nggak beda jauh sama yang nggak berhijab. Cuma perawatannya agak lebih rumit.

Bacaan Menarik Lainnya:

4. Tambahkan Masker Rambut sebagai Perawatan

Masker rambut adalah perawatan rambut yang bisa memberikan asupan nutrisi dan vitamin untuk rambut kita. Aku biasanya menggunakan masker rambut setiap sebulan sekali.

Jangan lupa berikan pijatan-pijatan lembut pada rambut dan kulit kepala kita ya, Gaes! Biar rambut kita jadi lebih sehat gitu deh.

5. Pakai Hijab Setelah Rambut Kita Kering

Tips merawat rambut terakhir menurutku adalah yang paling utama. Yaitu perhatikan kondisi rambut saat akan berhijab.

Jangan keburu pakai hijab saat rambut kita masih basah ya. Tunggu sampai kondisinya benar-benar kering. Kenapa?

Rambut yang basah tu rentan banget sama kerusakan. Apalagi kalau langsung tertutup gitu.

Jadi, Gaes. Saat kita berhijab tu bukan berarti kita bisa cuek sama urusan rambut ya. Mentang-mentang tertutup berasa nggak bakal kotor gitu. Bukan gitu lho ya.

Pastikan kita melakukan beberapa tips merawat rambut berhijab dengan baik. Biar nggak mudah rusak. Semoga bermanfaat.

Bacaan Menarik Lainnya:
Yuni Bint Saniro

Blogger wanita yang menyukai dunia menulis sejak SMA. Saat ini masih pemula. Tapi tidak masalah. Kelak ada masanya menjadi profesional. Semangat.

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama