Sudah bukan rahasia umum lagi sih kalau saat ini pemasaran secara online sedang marak di kalangan para pebisnis. Nggak terkecuali untuk para pemula. Kita perlu belajar banyak mengenai gimana cara memulai digital marketing untuk menjual produk yang kita miliki.

Apa itu Digital Marketing?


Cara Memulai Digital Marketing


Sebelumnya, aku sudah pernah membahas mengenai bisnis digital. Apa itu bisnis digital dan contoh-contohnya? Teman-teman bisa membacanya kembali melalui tautan dalam box informasi di bawah ini:

Bacaan Menarik Lainnya:

Berkaitan dengan bisnis, tentu kita membutuhkan usaha pemasaran. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan bisnis kita pada orang-orang yang akan menjadi target market.

Salah satu kegiatan pemasarannya bisa kita melalui online. Atau seringnya kita sebut sebagai digital marketing.

Sehingga, definisi digital marketing adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dalam hal memasarkan produk. Baik berupa barang atau jasa dari sebuah bisnis.

Gimana Cara Memulai Digital Marketing Bagi Pemula?

1. Tetapkan Produk Terbaik yang Ingin Kita Jual

Namanya juga usaha pemasaran ya. Tentu kita harus tahu dulu produk atau jasa apa yang ingin kita jual?

Dalam hal ini, kita nggak hanya bisa mengandalkan tentang gimana bagusnya produk kita. Tapi, kita juga perlu memikirkan apakah orang akan membutuhkan produk tersebut.

Sehingga, akan lebih baik kalau kita mencari atau menciptakan produk yang bisa memberikan solusi untuk kebutuhan banyak orang.

Contohnya: Kita tinggal di daerah yang intensitas cahaya mataharinya ada sepanjang tahun. Padahal sinar matahari yang sampai ke bumi juga bawa sinar UV yang juga berbahaya bagi kulit.

Maka, akan lebih cocok kalau kita menyediakan produk sunscreen. Jadi, banyak orang yang membutuhkan lalu membelinya.

2. Pilih Target Market yang Cocok

Setelah kita tahu mau jual produk apa. Langkah memulai digital marketing selanjutnya adalah memilih target market yang cocok. Yah, ‘kan nggak semua orang akan suka sama produk kita. Iya nggak sih?

Kita jualan sunscreen. Maka seharusnya yang membeli produk kita adalah cewek-cewek yang aware sama kondisi kulitnya. Bisa mulai dari usia sekolah sampai ibu-ibu juga. Terus mereka yang sering beraktivitas di luar rumah, kayak pekerja gitu deh.

Dengan begitu, produk kita bisa menjadi solusi mereka untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA atau UVB.

3. Bangun Website Pribadi


Website Pribadi untuk Digital Marketing


Kalau sudah memutuskan mengenai dua hal utama yang sebelumnya. Hal yang nggak kalah penting adalah membangun toko online. Bila modalnya masih nggak banyak, kita boleh menumpang di marketplace dulu.

Namun, saat modal sudah terkumpul dan kita ingin membuat toko online sendiri. Maka kita bisa membangun website pribadi. Agar bisa mendesaign, mengisi konten dan mengiklankan website kita sendiri.

Untuk membuat toko online, kita bisa melalui salah satu web hosting Indonesia terbaik dengan harga terjangkau. Kita bisa membuat website pribadi dengan harga mulai dari Rp. 12.250,- per bulan. Namanya DomaiNesia.

Bukan hanya itu sih. DomaiNesia juga menyediakan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan website pribadi kita yaitu CPanel, LiteSpeed, Nevacloud, MySQL, PHP dan lain sebagainya.

Oh ya, DomaiNesia juga menyediakan mail hosting bisnis lho. Jadi, bisnis kita bisa semakin terlihat lebih profesional.

Bacaan Menarik Lainnya:

4. Manfaatkan Sosial Media

Sambil lalu membangun toko online sendiri, kita bisa memanfaatkan sosial media juga lho. Kenapa?

Menurut laporan We Are Social, Pada bulan Januari 2022 ada 191 juta pengguna sosial media di Indonesia. Whatsapp menjadi urutan pertama dalam jumlah pengguna yaitu 88,7%. Lalu Instagram dan Facebook yang masing-masing sebesar 84,8% dan 81,3%. Baru kemudian Tiktok dan Telegram yaitu 63,1% dan 62,8%.

Kita bisa memilih untuk menggunakan minimal 2 jenis sosial media tersebut untuk memasarkan bisnis yang kita punya. Semakin banyak media sosial yang kita kelola akan semakin baik sih. Tapi, perlu kita pertimbangkan keaktifan mengisi kontennya.

Kalau emang belum punya sumber daya untuk memastikan update kontennya. Mending kita gunakan jumlah minimal saja ya.

5. Gunakan SEO, SEM dan Sosial Media Ads

Terakhir adalah mengoptimasi channel untuk digital marketing yang kita pakai. Misalnya, website pribadi dan sosial media lain. Optimasinya gimana tuh?

Ada beberapa metode sih untuk mengoptimasi channel digital marketing, seperti SEO, SEM atau memanfaatkan Ads untuk masing-masing sosial media.

SEO atau Search Engine Optimization agar website pribadi atau toko online yang kita punya lebih mudah ditemukan melalui mesin penelusuran. Kita bisa menggunakan jasa SEO yang banyak di luar sana. Atau mempelajarinya sendiri.

SEM atau Search Engine Marketing untuk mendapatkan visitor dan calon kostumer produk atau jasa. Kita bisa menggunakan Google Ads.

Terakhir adalah memanfaatkan Ads untuk masing-masing sosial media yang kita gunakan. Bisa Facebook Ads, Instagram Ads dan lain-lain.

Pada point ini, kita memang menggunakan modal lebih banyak sih. Meski begitu, kita harus ingat untuk tetap hari-hati dalam penggunaannya ya. Biar nggak mubadzir.

Memulai Digital Marketing Nggak Sulit Kok

Sebenarnya, siapa saja bisa memulai bisnis digitalnya sendiri. Toh, kita bisa memilih yang sesuai dengan minat dan kemampuan kita. Karena memang ada begitu banyak contoh bisnis digital yang bisa kita lakukan.

Urusan memasarkannya juga nggak sulit kok. Kita bisa melakukan beberapa cara memulai digital marketing untuk pemula yang tadi kita bahas.

Semoga bermanfaat.

Bacaan Menarik Lainnya: