3 Jenis Kolesterol dalam Tubuh yang Harus Kita Ketahui

Bibiku rutin sekali memintaku untuk mengantarnya ke apotik. Beliau membeli obat simvastatin untuk menjaga kolesterolnya agar tetap berada di angka normal.

Gejala kolesterol tinggi yang sering bibiku alami adalah tengkuknya terasa pegal-pegal dan nyeri di kaki. Kalau sudah parah bahkan beliau akan kesulitan berjalan. Sehingga mengharuskannya untuk menggunakan tongkat.

Jenis Kolesterol dalam Tubuh


jenis kolesterol dalam tubuh
Sumber Foto: Website Canva


Sebenarnya, tubuh kita juga membutuhkan kolesterol kok. Beberapa proses dalam tubuh, seperti produksi hormone, pencernaan makanan dan lain-lain membutuhkannya.

Namun, emang kadarnya nggak boleh berlebihan. Ada batas kolesterol normal yang perlu kita jaga. Kalau tinggi akibatnya seperti yang dialami oleh bibiku.

Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan jenis kolesterol dalam tubuh, sebagai berikut:

1. Kolesterol Jahat (Low Density Lipoprotein/LDL)

Ada alasan kenapa kita menyebutnya sebagai kolesterol jahat. Karena kolesterol jenis ini dapat menumpuk di pembuluh darah. Lalu menyebabkan penyempitan saat kadarnya sudah terlalu tinggi.

Hal ini dapat mengganggu sirkulasi darah. Kalau sudah begini, maka kita akan semakin rentan dengan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung.

Oleh karena itu, kita harus ekstra hati-hati. Agar kadar kolesterol jahat atau yang biasa kita sebut sebagai Low Density Lipoprotein (LDL) nggak berlebihan.

Beberapa jenis makanan yang identik dengan kolesterol jahat adalah gorengan, makanan cepat saji, steak iga, lobster dan jeroan.

Bacaan Menarik Lainnya:

2. Kolesterol Baik (High Density Lipoprotein/HDL)

Jenis koleterol kedua dalam tubuh adalah kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL). Kolesterol ini memiliki fungsi yang penting dalam tubuh kita. Sehingga, jika kadarnya tinggi pun nggak masalah. Malah akan semakin bagus.

Fungsi HDL adalah membawa kolesterol jahat menjauh dari pembuluh darah kembali ke hati. Kemudian tubuh akan memecahnya dan mengeluarkannya dari tubuh.

Adapun makanan yang bisa meningkatkan kolesterol baik adalah minyak zaitun, polong-polongan, biji-bijian utuh, buah berserat tinggi, ikan berlemak, biji rami, kacang-kacangan, biji chia, alpukat, kedelai dan lain-lain.

3. Trigliserida

Trigliserida merupakan jenis lemak yang paling umum berada di dalam tubuh kita. Lemak ini juga termasuk dalam jenis kolesterol dalam tubuh yang berfungsi sebagai cadangan energi yang kita dapatkan dari makanan dan sudah diolah jadi lemak.

Kita juga harus menjada kadar trigliserida dalam batas normal lho. Karena apabila kadar trigliserida dan LDLnya tinggi sementara kadar HDL rendah. Maka akan membuat pembuluh darah kita penuh dengan lemak.

Akibatnya, kita rentan terkena penyakit jantung dan stroke. Nggak mau dong punya risiko tinggi untuk kedua penyakit!

Bacaan Menarik Lainnya:

Kadar Kolesterol yang Normal


kolesterol normal
Sumber Foto: Website Canva


Setelah mengetahui apa saja jenis kolesterol dalam tubuh, kita pasti ingin tahu berapa kadar kolesterol yang normal. Untuk mengetahui hal ini, kita bisa melakukan pengecekan melalui laboratorium atau rumah sakit terdekat. Kadang-kadang beberapa apotik juga menyediakan tools kit untuk mengeceknya.

Adapun batas kadar kolesterol normal dalam tubuh kita adalah sebagai berikut:

  • HDL untuk wanita berada di angka 55, sedangkan untuk pria seenggaknya memiliki nilai 45.
  • LDL normal berada di bawah angka 130.
  • Trigliserida memiliki batas normal di bawah 150.
  • Jumlah kolesterol total harus di bawah angka 200.

Sementara rumus untuk menghitung kolesterol total adalah jumlah LDL + jumlah HDL + 1/5 jumlah trigliserida.

Penutup: Jenis Kolesterol dalam Tubuh

Pada dasarnya, tubuh kita memanfaatkan kolesterol untuk produksi hormon, proses pencernaan makanan dan lain-lain. Tapi, kita membutuhkannya dengan kadar yang normal saja. Nggak berlebihan. Agar nggak mengganggu kesehatan.

Ada tiga jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu HDL, LDL dan Trigliserida. Masing-masing memiliki kadar normalnya sendiri.

Kita perlu menjaga kadar normal untuk masing-masing kolesterol yang ada. Sehingga, perlu membatasi konsumsi makanan yang memicu kadar LDL dan mengonsumsi makanan yang meningkatkan HDL.

Semoga bermanfaat.

Sumber:

  • https://www.halodoc.com/artikel/ini-3-jenis-kolesterol-yang-mesti-diwaspadai
  • https://www.alodokter.com/makanan-ini-identik-dengan-kolesterol-jahat
  • https://kesehatan.kontan.co.id/news/tidak-hanya-alpukat-ini-makanan-yang-efektif-meningkatkan-kolesterol-baik
Bacaan Menarik Lainnya:
Yuni Bint Saniro

Blogger wanita yang menyukai dunia menulis sejak SMA. Saat ini masih pemula. Tapi tidak masalah. Kelak ada masanya menjadi profesional. Semangat.

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Artikel Terbaru di Yuni Bint Saniro